Pengenalan Organisasi Penyelenggara

Laboratorium untuk Dialog Global

“Chikyuu Taiwa” merupakan kegiatan yang menghubungkan komunikasi secara bersamaan dalam satu waktu dan saling berhadapan satu sama lain melalui teleconference antara orang yang sulit berkomunikasi langsung di suatu negara atau daerah dengan orang di negara lainnya yang jaraknya jauh terpisah di muka bumi ini. Dari aktifitas ini melahirkan sebuah ruang yang dapat melihat ekspresi dan suara dari kedua belah pihak yang latar belakang maupun budayanya berbeda. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suatu perubahan yang baik di muka bumi antara kedua belah pihak berdasarkan atas pengalaman berkomunikasi dan senyum yang timbul dan dirasakan bersama.
Kegiatan ini berawal pada tahun 2012 dengan nama “Afgan Taiwa Project” yang menghubungkan antara anak-anak SMA yang ada di Jepang dan di Kota Kabul di Afganistan yang pada waktu itu hancur karena perang dengan menggunakan telepon satelit dan video call. Setelah itu kegiatan video call ini berlanjut ke wilayah-wilayah yang warganya tidak dapat menjangkau berita atau informasi seperti pada tahun 2003, kami melakukan video call dengan sekolah di Irak pada saat masa pemerintahan Husein tepat sebelum perang berlangsung. Lalu pada tahun 2005 aktifitas video call kembali diadakan dengan anak-anak SMA di Afganistan. Seiring berkembangnya internet dan teknologi alat komunikasi seperti dengan kemunculan SNS (Social Network Service) dan fasilitas video online, berdampak besar pada sarana untuk kegiatan “berdialog” yang selama ini berlangsung. Oleh karena itu sejak 2010, sambil menemukan cara baru dalam melakukan “dialog”, kami ingin memperluas komunikasi dan jaringan melalui video call dan dengan tujuan itulah kami mendirikan Chikyu Taiwa Labo dan pada Mei 2010, organisasi kami diresmikan sebagai lembaga NPO (Non-Profit Organization).
WEB FACEBOOK 

Aceh Community Art Consortium

Untuk melakukan kegiatan berkaitan dengan penyampaian bencana alam, pada Juli 2017 di dirikanlah sebuah kegiatan untuk dapat melanjutkan informasi mengenai bencana alam melalui konsep community art yang di dalamnya terdiri dari para seniman Aceh, jurnalis, pendidik, siswa dan bermacam-macam latar belakang lainnya. “Aceh-Japan Community Art Project” ini bergerak di bidang perencanaan dan penggerak dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan berbagai macam pertukaran bersekala internasional.
FACEBOOK 

KOUGETSU SCHOOL ASSOCIATION(KSA)

Merupakan salah satu bagian dari Organisasi OBOG sebagai sekolah gratis bahasa Inggris dan bahasa Jepang (Kougetsu School) untuk siswa Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas. Para anggota dari Kougetsu School ini mengajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang secara sukarela. Sekolah Bahasa ini didirikan oleh NGO Jepang untuk anak-anak korban Tsunami Aceh sebagai salah satu bentuk dukungan kepada mereka. Dari tahun 2016, KSA selain menjadi sekolah bahasa juga menjadi salah satu lembaga pemberi beasiswa untuk anak-anak korban Tsunami dan juga resmi menjadi suatu lembaga NGO.
FACEBOOK 

TPM Tanyoe (TPMT)

Bernamakan Tanyoe yang berarti “Kampung Kita” dalam bahasa Aceh. Berada di Desa Lambirah yang jarak tempuhnya kurang lebih 1 jam perjalanan dari Banda Aceh, TPM Tanyoe didirkan sebagai tempat aktifitas setelah jam sekolah yang dikelola oleh para mahasiswa yang berasal dari Desa Lambirah. TPMT ini juga mendapatkan penghargaan pada kontes usaha yang dikelola oleh anak muda Indoneia. Dengan slogannya “Pendidikan dari kita, untuk kita, dan kepada kita”, kegiatan yang berjalan adalah aktifitas yang berkaitan dengan bimbingan belajar, pendidikan agama Islam, dan juga perpustakaan yang dikelola oleh para mahasiswa sebagai sukarelawan.
FACEBOOK 

Facebook instagram twitter YouTube